SETELAH MENGGUNAKAN SUZUKI ADDRESS SELAMA KURANG LEBIH 7 BULAN

Puassss…..itulah kata yang pas untuk menggambarkan, bagaimana impresinya setelah saya menggunakan Suzuki Address selama kurang lebih 7 bulanan. Skuter ini saya beli sekitar bulan oktober, tapi karena ada masalah dalam surat surat, alias no KTP saya ternyata ganda hahahaha….penduduk gelap, akhirnya saya harus mengurus dulu ke dinas kependudukan hingga akhirnya didapati nomor KTP asli saya. Dan akhirnya STNK dan plat nomorpun turun, setelah bersabar selama hampir 2 bulan hahaha….akhirnya keluar November akhir. Awalnya warna putih elegant yang saya inginkan, tapi ibu negara mintanya silver, biar mewah katanya meskipun harga pahe hehehee. So si Quick Silver ini lah yang jadi pilihan saya.

Nah impresi setelah kurang lebih 7 bulanan saya menggunakan Address, kenyamanan skuter satu ini emang jempolan, riding positionnya nyaman, terlebih untuk badan bertinggi sekitar 174-175 seperti saya, posisi badan tegak, posisi tangan ke arah stang pun tidak terlalu rendah, setipe dengan Hayate/Skywave menurut saya, kaki saya pun bisa nyaman menginjak dek bawah motor, dengkul juga leluasa bergerak, karena terdapat jarak dari dengkul ke arah dek depan. Tidak seperti motor kompetitor sejenis dimana posisi setang yang terbilang rendah dan jarak dengkul ke dek depan berasa sempit, bahkan mentok.

Yang saya suka dari skuter Address adalah bagasi yang luas, bahkan lebih luas ini menurut saya ketimbang Hayate/Skywave apalagi dibanding kompetitor hehehehe. Motor terbilang stabil dijalan, nyaman untuk meliuk liuk. Suspensi Address pun mendukung kenyamanan skuter satu ini, dan velg yang dibalut dengan ban ukuran 80/90 untuk depan dan 90/90 dibelakang, juga memiliki andil dalam meredam jalan dengan permukaan yang tidak rata atau bumpy. Untuk akselerasi Address terbilang yahud, diajak topspeed hayuuk, dibeberapa kesempatan saat lenggang di malam hari, saya beberapa kali bisa mendapatkan topspeed hingga 100km/jam dan menurut saya pribadi itu kondisi kayaknya udah mentok (jangan ditiru berbahaya).

Dilihat dari segi design, Address emang caem, ngak kalah sama kompetitor, lha wong klo di lampu mere masih jadi perhatian huhuy. Jujur saja spion asli motor ini saya kurang suka, bentuknya terlalu tuwir, terlalu biasa hehehehe maaf yah, oleh karena itu saya menggantinya dengan spion milik Honda Supra 125, yang langsung pluck in dengan drat milik Suzuki Address. Skuter satu ini paling jarang saya temui kembarannya kecuali kalo lagi ketemu sama konco konco Addressia, baru dehh kembarannya buanyak hahahahaha. Tetapi ada kekurangan dari motor ini menurut saya yang paling menonjol, jok motor yang menurut saya agak gimana gitu, dibandingkan dengan milik Suzuki Hayate, jok Hayate masih lebih enak, meskipun permukaan jok Hayate agak licin huhuy merosootttt cuy. Nah jok Address ini jujur saja agak berasa keras, entah mungkin permukaan kulitnya yang kaku dan keras ataukah busanya, bingung. Tapi over all puasss itulah satu kata yang pass untuk si Quick Silver ini.

Be Sociable, Share!

andikadiego45

My Bike it's My Adventure

6 thoughts on “SETELAH MENGGUNAKAN SUZUKI ADDRESS SELAMA KURANG LEBIH 7 BULAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *